Panduan RoomX

Pairing dan mode kiosk

Pahami cara tablet dikaitkan ke sebuah ruangan, dan seberapa kuat panel terkunci agar tidak bisa dipakai untuk hal lain.

Sebuah tablet baru tidak tahu ia dipasang di pintu ruangan yang mana. Pairing adalah proses mengaitkannya ke satu ruangan — dilakukan sekali, lalu selesai selamanya.

Pairing dengan kode 6 karakter

Cara paling umum. Anda butuh dua orang: satu di depan tablet, satu di depan komputer (atau satu orang bolak-balik).

Nyalakan tablet. Panel menampilkan kode 6 karakter di layar, misalnya 7K2M9Q.
Di konsol admin, buka Perangkat → Daftarkan Perangkat. Ketik kode itu, lalu pilih ruangan tempat tablet dipasang.
Klik Klaim & ikat. Panel akan mengonfirmasi sendiri dalam beberapa detik dan langsung menampilkan status ruangan.

Kode itu berumur pendek. Kalau kedaluwarsa, panel menampilkan kode baru — pakai yang terbaru.

Halaman Perangkat di konsol admin

Pra-registrasi CSV (tanpa kode)

Kalau Anda memasang puluhan tablet sekaligus, mengetik kode satu per satu itu melelahkan. Alternatifnya: pra-registrasi CSV.

Anda menyiapkan satu berkas CSV berisi nomor seri tiap tablet dan ruangan tujuannya, lalu mengimpornya. Setelah itu, setiap tablet yang dinyalakan langsung tahu ia milik ruangan mana — tanpa kode, tanpa mengetik apa pun.

Nomor seri tablet biasanya tertulis di kardus atau di menu pengaturan tablet.

Impor pra-registrasi bersifat menambah, bukan mengganti. Data perangkat yang sudah ada tidak terhapus.

Mode kiosk

Kiosk artinya tablet dikunci pada satu aplikasi saja: RoomX. Tanpa itu, panel di pintu ruangan akan berakhir sebagai tablet main game.

Saat kiosk aktif:

  • Tombol Home dan tombol aplikasi terbaru tidak membawa siswa ke mana-mana — RoomX tetap di layar.
  • Panel tidak bisa dipakai membuka peramban atau memasang aplikasi.
  • Kalau tablet di-restart, ia menyala kembali langsung ke RoomX.
  • Menu Pengaturan Android dibatasi.

Batas kejujurannya

Penguncian yang benar-benar tidak bisa ditembus hanya berlaku setelah tablet di-provisioning khusus oleh IT sebagai perangkat terkelola (Device Owner). Provisioning ini dilakukan sekali, saat tablet masih baru atau setelah reset pabrik.

Tanpa langkah itu, RoomX tetap berusaha bertahan di layar, tetapi orang yang gigih masih bisa keluar dari aplikasi. Jangan menganggap tablet yang belum di-provisioning sebagai aman.

Kalau tablet sudah terlanjur dipakai dan tidak di-provisioning, IT perlu me-reset pabrik lalu melakukan provisioning dari awal. Mintalah bantuan tim IT sekolah untuk ini.

On this page